AF " Wanita Aceh Itu
Tidak ada yang kebetulan dalam hidup
Beberapa tahun yang lalu, saya sedang patah hati untuk yang kesekian kali *sok laku. Ketika itu lagi hangat-hangatnya dapat pertanyaan, "Kapan nikah? Pacarnya orang mana?" dan lain sebagainya. Yah, karena untuk urusan pribadi saya agak tertutup dengan orang lain, jadi banyak yang penasaran saat itu saya sedang "jalan" sama siapa *sok ngartis hehe. Jadi teman-teman pun tidak ada yang tahu kalau saya lagi patah hati.
Stres banget gak sich, hubungan yang sudah berjalan 1,5 tahun sedang diujung tanduk, padahal saat itu usia sudah cukup, sudah punya pekerjaan, dan dapat pertanyaan yang nyebelin itu pula. Intinya kecewa berat, apalagi putusnya dengan cara gak enak banget dan masih ada 'rasa' pulak. Alamak. *lirik suami.
Tidak dinyana, tidak diduga, saya mendapat tugas dari kantor untuk mengikuti pelatihan di Jakarta. Awalnya malas banget mau berangkat. Namanya juga lagi patah hati, bawaannya males dan suram *apa seh ini. Gak enak deh mau ngapa-ngapain. Sebagai karyawan yang baik (uhuk) saya pun berangkat ke Jakarta, berdua dengan teman. Pikir saya sih, "Ah, mungkin malah bisa refreshing sampai sana, lagipula kan di Jakarta bisa jalan-jalan, lumayan lihat hal-hal baru".
Setelah sampai di tempat diklat, dan sudah membereskan beberapa administrasi, kami beristirahat di kamar yang disediakan oleh panitia. Kemudian keesokan harinya kita mengikuti upacara pembukaan diklat dulu, ternyata saya dipilih sebagai wakil peserta untuk mendapat tanda peserta pertama kali. Gak senang sich, habis harus duduk di bangku depan sendiri dan gak bisa ngantuk bwahahaha.
Setelah pembukaan, ada coffee break *padahal minumnya teh hehe, kesempatan untuk berkenalan dengan peserta lain, lumayan dapat beberapa kenalan di hari pertama.
Singkat cerita, kita sudah duduk dengan manis *tangan dilipat* pada sesi pertama di hari pertama, sambil nunggu instrukturnya datang, ngobrol ngalor-ngidul dengan peserta-peserta yang lain, sambil sok kenal sok dekat tentu saja.
Langit pun masih biru, walau hati tertutup awan kelabu
keep moving forward guys :)
Di sebelahku duduk Mbak Nana dari Jawa Timur, kita sudah sempat kenalan sebelumnya, jadi ngobrolnya lebih mengalir, sedangkan di belakang kami ada dua orang Ibu berasal dari Aceh. Kita ngobrol yang enteng-enteng saja. Hingga sampai pada percakapan ini:
Saya : "Wah tadi malam agak dingin ya Bu, saya biasa pakai selimut kalau tidur, jadi tadi pagi minta dipinjami selimut sama petugas asramanya",
(Salah satu Ibu dari Aceh, sebut saja namanya Bu Cut menimpali)
Bu Cut : "Mbak sama seperti anak bungsu saya, kalau tidur harus pakai selimut. Bahkan kadang selimutnya sampai diikat segala lo ke kakinya biar gak lepas."
Saya : (tertawa pelan) "Oo gitu ya Bu, lucu juga ya, anaknya ada berapa Bu?"
Bu Cut : "Ada 6 Mbak. Tapi sekarang tinggal 3".
Saya : "Lo yang 3 lagi kemana Bu?" tanyaku dengan suara polos.
Bu Cut : "Waktu tsunami datang anak saya yang tiga orang hilang Mbak, yah anak kan titipan Allah ya Mbak, jadi...."
Kalimat beliau setelahnya tidak sampai ke telingaku, karena rasanya kuping tiba-tiba tuli. Mata terasa hangat dan lidah terasa kelu. Ibu di depanku itu terlihat sangat tegar ketika menceritakan itu semua. Kami yang mendengarkan tidak bisa mengatakan apa-apa. Berusaha sebisa mungkin agar air mata tidak jatuh, bahkan kulihat sekilas Mbak Nana sampai berkaca-kaca matanya.
Untung saja instrukturnya datang, sehingga percakapan terputus dan kami bersiap mengikuti sesi, Sempat kutangkap Mbak Nana berbisik padaku, "Aku punya satu anak, Es. Ketika anakku sakit panas saja,aku kalut luar biasa..." Mbak Nana pun tidak sanggup melanjutkan ucapannya.
'/>
Sabtu, 01 Juni 2013
wanita panggilan di kalimantan selatan
Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah tingkat I dari kawasan regional Pulau Kalimanatan ( Borneo) yang berbatasan sebelah Utara dengan Daerah Tingkat I (Propinsi ) Kalimantan Timur ,sebelah Barat dengan Daerah Tingkat I (Proponsi) Kalimanatan Tengah , sebelah Selatan dan Timur dengan laut Jawa dan Selat Makasar , berpenduduk 3.005.164 jiwa terbesar kedua setelah Kalimantan Barat yang berpenduduk 3.834.200 jiwa ( BPS Wanita dan Pria di Kal-Sel, 1998 : 2).
Yang berjenis kelamin wanita sebesar 1.514.998 jiwa ( 30,41 %), sedangkan prianya sebanyak 1.490.166 jiwa ( 49,59 %), atau terhitung rasio perbandingan 100 : 98 antara wanita dan pria (BPS, Indikator Kesra Kal-Sel,1998 : 4 ).
Besarnya kuantitas penduduk wanita yang sedikit lebih besar dibanding jumlah penduduk pria , secara real menggambarkan bahwa wanita merupakan sumber daya manusia ( SDM) potensial yang patut dicermati. “ Syurga berada dibawah telapak kaki ibu “ , demikian sebuah hadis yang sesekali disampaikan oleh para ahlia agama Islam yang diyakini kebenarannya. Karena itu fungsi ibu dan kaum wanita pada umumnya sebenarnya amat strategis dalam mewarnai kebahagiaan dan kepribadian masa depan sesuatu bangsa.
Deskripsi Alternatif :
Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah tingkat I dari kawasan regional Pulau Kalimanatan ( Borneo) yang berbatasan sebelah Utara dengan Daerah Tingkat I (Propinsi ) Kalimantan Timur ,sebelah Barat dengan Daerah Tingkat I (Proponsi) Kalimanatan Tengah , sebelah Selatan dan Timur dengan laut Jawa dan Selat Makasar , berpenduduk 3.005.164 jiwa terbesar kedua setelah Kalimantan Barat yang berpenduduk 3.834.200 jiwa ( BPS Wanita dan Pria di Kal-Sel, 1998 : 2). Yang berjenis kelamin wanita sebesar 1.514.998 jiwa ( 30,41 %), sedangkan prianya sebanyak 1.490.166 jiwa ( 49,59 %), atau terhitung rasio perbandingan 100 : 98 antara wanita dan pria (BPS, Indikator Kesra Kal-Sel,1998 : 4 ).
Besarnya kuantitas penduduk wanita yang sedikit lebih besar dibanding jumlah penduduk pria , secara real menggambarkan bahwa wanita merupakan sumber daya manusia ( SDM) potensial yang patut dicermati. “ Syurga berada dibawah telapak kaki ibu “ , demikian sebuah hadis yang sesekali disampaikan oleh para ahlia agama Islam yang diyakini kebenarannya. Karena itu fungsi ibu dan kaum wanita pada umumnya sebenarnya amat strategis dalam mewarnai kebahagiaan dan kepribadian masa depan sesuatu bangsa.
'/>
Yang berjenis kelamin wanita sebesar 1.514.998 jiwa ( 30,41 %), sedangkan prianya sebanyak 1.490.166 jiwa ( 49,59 %), atau terhitung rasio perbandingan 100 : 98 antara wanita dan pria (BPS, Indikator Kesra Kal-Sel,1998 : 4 ).
Besarnya kuantitas penduduk wanita yang sedikit lebih besar dibanding jumlah penduduk pria , secara real menggambarkan bahwa wanita merupakan sumber daya manusia ( SDM) potensial yang patut dicermati. “ Syurga berada dibawah telapak kaki ibu “ , demikian sebuah hadis yang sesekali disampaikan oleh para ahlia agama Islam yang diyakini kebenarannya. Karena itu fungsi ibu dan kaum wanita pada umumnya sebenarnya amat strategis dalam mewarnai kebahagiaan dan kepribadian masa depan sesuatu bangsa.
Deskripsi Alternatif :
Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah tingkat I dari kawasan regional Pulau Kalimanatan ( Borneo) yang berbatasan sebelah Utara dengan Daerah Tingkat I (Propinsi ) Kalimantan Timur ,sebelah Barat dengan Daerah Tingkat I (Proponsi) Kalimanatan Tengah , sebelah Selatan dan Timur dengan laut Jawa dan Selat Makasar , berpenduduk 3.005.164 jiwa terbesar kedua setelah Kalimantan Barat yang berpenduduk 3.834.200 jiwa ( BPS Wanita dan Pria di Kal-Sel, 1998 : 2). Yang berjenis kelamin wanita sebesar 1.514.998 jiwa ( 30,41 %), sedangkan prianya sebanyak 1.490.166 jiwa ( 49,59 %), atau terhitung rasio perbandingan 100 : 98 antara wanita dan pria (BPS, Indikator Kesra Kal-Sel,1998 : 4 ).
Besarnya kuantitas penduduk wanita yang sedikit lebih besar dibanding jumlah penduduk pria , secara real menggambarkan bahwa wanita merupakan sumber daya manusia ( SDM) potensial yang patut dicermati. “ Syurga berada dibawah telapak kaki ibu “ , demikian sebuah hadis yang sesekali disampaikan oleh para ahlia agama Islam yang diyakini kebenarannya. Karena itu fungsi ibu dan kaum wanita pada umumnya sebenarnya amat strategis dalam mewarnai kebahagiaan dan kepribadian masa depan sesuatu bangsa.
imung, Rahasia Kecantikan Wanita Kalimantan
Tradisi kecantikan tradisonal memang sangat banyak di negeri kita tercinta ini, mulai dari dari Sabang sampai Merauke. setiap daerah memiliki cara-caranya sendiri untuk merawat kecantikan dan kebersihan badan, misalnya di Jawa ada yang namanya lulur, dengan membalurkan lulur ketubuh dan menunggu hingga kering baru menggosoknya dengan tangan atau air hangat, dari segi tata cara memang lulur sedikit mirip dengan betimung, ya mungkin memang karena masih satu rumpun kali ya makannya terdapat sedikit kesamaan dalam tradisinya. Disini saya akan memberikan tips dari tradisi warga Kalimantan, khususnya Masyarakat Barabai, Banjarmasin Kalimantan Selatan yang cukup terkenal ini.
Wanita Kalimantan memang terkenal dari pintarnya menjaga kebersihan badan dan kecantikan kulitnya, namun bukan berati mereka menggunakan kekuatan magis yang biasanya masih kental di Kalimantan, mereka hanya melakukan tradisi warisan nenek moyang yang masih terus digunakan dan sangat bermanfaat hingga saat ini. Betimung merupakan tradisi yang diwariskan turun temurun di Kalimantan, betimung adalah semacam mandi uap dari air yang telah diberi racikan rempah-rempah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan, dahulu biasanya betimung dilakukan untuk wanita yang akan menikah atau hanya sekedar untuk perawatan badan, khasiatnya adalah untuk menghilangkan bau badan dan juga menyegarkan dan tentu saja agar membuat bagian kewanitaan menjadi lebih fresh dan sehat secara alami tanpa menggunakan sabun khusus pembersih kewanitaan.
Bahan bahan untuk Betimung :
Bedak atau wadak, yang sering disebut mangir wangi. Terbuat dari beras kencur ditambah dengan bahan alami lainnya yang mengandung wangi-wangian.
Bahan-bahan tambahan tersebut direbus sehingga uap itulah yang akan memberikan bau harum. Bahan tambahan antara lain, daun pudak/pandan wangi, tamu giring, limau purut, kulit bawang merah, babakan pula santan, kayu manis, menyan, daun sop, pucuk ganti, mang soe sebangsa akar, bunga akar. Semua bahan tersebut dibuat dalam ramuan kecil-kecil kemudian dimasukkan kedalam panci lalu direbus sampai mendidih, tutupnya dijaga agar jangan terbuka sehingga uapnya keluar sebelum diperlukan.
Proses betimung:
Sebelum betimung, tubuh orang yang akan ditimung dibalur dengan wadak sampai bersih dan harum sehingga segala kotoran yang melekat di tubuhnya hilang. sisa-sisa bedak ini dibiarkan mengering dan menempel ditubuh
Setelah selesai diwadak, calon pengantin disuruh duduk di atas sebuah bangku yang rendah disebut dadampar, kemudian segala pakaian yang melekat disuruh tanggalkan diganti dengan selimut tebal beberapa lapis sampai ke leher. ada juga sampai seluruh tubuh tanpa terkecuali. tapi saya sarankan agar sampai leher saja, karena dikhawatirkan uap panas akan membuat rambut menjadi rontok.
Selesai diselimuti, barulah ramuan mendidih tadi diletakkan dibawah dadampar dan tutupnya dibuka sehingga uap harum bisa keluar dan menguapi tubuh orang yang betimung. jangan lupa untuk berhati-hati, karena kesenggol sedikit maka anda kan menyenggol benda panas yang baru diangkat dari perapian. Kalau sudah tersenggol bukannya kulit cantik dan mulus yang didapatkan, tetapi malah kulit melepuh hasilnya.
proses betimung ini bisa sampai setengah jam, sampai uapnya mulai berkurang, atau sudah mulai menghangat. pada saat ini biasanya tubuh akan sangat basah dipenuhi uap panas sekalius keringat yang terus mengucur. pada saat ini pun masih dimanfaatkan untuk menggosok tubuh untuk menghilangkan kotoran yang masih melekat atau tersisa setelah proses wadak di atas. Sehingga kulit benar-benar bersih, segar dan bercahaya, terbebas dari kotoran-kotoran yang menyumbat pori-pori kulit. Sirkulasi udara pun menjadi lancar.
Minggu, 26 Mei 2013
tempat chatting paling rame disini
disni tempat gabungan chat di antara semua chat yang ada di ruangan postingan yang tertera di seluruh penjuru .berikut roomnya :
Try Relay: the free SMS and picture text app for iPhone.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Try Relay: the free SMS and picture text app for iPhone.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Try Relay: the free SMS and picture text app for iPhone.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Try Relay: the free SMS and picture text app for iPhone.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
'/>
Sabtu, 18 Mei 2013
wanita kupu kupu malam
Bahaya Wanita Malam
Hai sobat, wanita malam disini yang saya maksud adalah wanita yang bekerja sebagai wanita penghibur tuna susila (pekerja seks komersil) atau wanita yang menjajakan diri dan harga dirinya demi memperoleh uang untuk kebutuhannya. Tak dipungkiri di masa modernitas yang keras ini, banyak sekali para pekerja seks komersial yang merebak di masyarakat. Layak jika mereka disebut sebagai sampah masyarakat.
Entah faktor apa yang membuat mereka harus rela menjual harga diri demi duit, duit dan duit. Yang jelas ada banyak fakor, namun faktor yang paling dominan adalah faktor ekonomi yang lemah ataupun sekedar hobby. Namun apapun alasannya jelaslah sudah pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang haram. Pekerja seks komersil ini biasanya bekerja di diskotik diskotik, tempat lokalisasi, panti pijat maupun tempat karaoke. Mereka menyebar dimana mana, bahkan ada yang panggilan juga.
Sudah menjadi kewajiban kita semua (bukan hanya pemerintah saja) untuk membasmi ajang kemaksiatan ini. Karena kalau bukan kita siapa lagi, demi masa depan bangsa yang lebih baik. Alangkah baiknya jangan hanya mengandalkan petugas satpol PP saja, dari lingkungan kita bisa menghimbau kepada anggota keluarga maupun kerabat terdekat agar tidak tergiur untuk mencoba jajan kepada wanita malam. Karena selain dosa besar, namun bahaya dari ganasnya penyakit seks menular semisal HIV AIDS, sifilis, kencing nanah dan lain sebagainya juga mengancam.
'/>
Hai sobat, wanita malam disini yang saya maksud adalah wanita yang bekerja sebagai wanita penghibur tuna susila (pekerja seks komersil) atau wanita yang menjajakan diri dan harga dirinya demi memperoleh uang untuk kebutuhannya. Tak dipungkiri di masa modernitas yang keras ini, banyak sekali para pekerja seks komersial yang merebak di masyarakat. Layak jika mereka disebut sebagai sampah masyarakat.
Entah faktor apa yang membuat mereka harus rela menjual harga diri demi duit, duit dan duit. Yang jelas ada banyak fakor, namun faktor yang paling dominan adalah faktor ekonomi yang lemah ataupun sekedar hobby. Namun apapun alasannya jelaslah sudah pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang haram. Pekerja seks komersil ini biasanya bekerja di diskotik diskotik, tempat lokalisasi, panti pijat maupun tempat karaoke. Mereka menyebar dimana mana, bahkan ada yang panggilan juga.
Sudah menjadi kewajiban kita semua (bukan hanya pemerintah saja) untuk membasmi ajang kemaksiatan ini. Karena kalau bukan kita siapa lagi, demi masa depan bangsa yang lebih baik. Alangkah baiknya jangan hanya mengandalkan petugas satpol PP saja, dari lingkungan kita bisa menghimbau kepada anggota keluarga maupun kerabat terdekat agar tidak tergiur untuk mencoba jajan kepada wanita malam. Karena selain dosa besar, namun bahaya dari ganasnya penyakit seks menular semisal HIV AIDS, sifilis, kencing nanah dan lain sebagainya juga mengancam.
Kupu-kupu Malam (PART II)
Dewi malam telah terbit dari awan yang gelap, menandakan malam baru telah tiba. Simfoni malam yang abadi selalu hadir di setiap malam pertamaku. Semua malam adalah malam pertama bagiku. Deru angin, tarian ranting pepohonan, dan kemilau lampu , mereka memang elemen pelengkap kelambuku. Malam akan terus seperti ini, terbit bagaikan tiupan sang sangkakala.
Aku melangkahkan kaki ke sebuah rumah. Ini rumah yang sudah tidak asing lagi. Sudah 3 kali aku kesini. Sang induk memintaku untuk datang kesini lagi. Sepertinya sang bos ingin mencicipiku lagi. Apa dia sudah ketagihan dengan nektar yang aku alirkan padanya ? Mengapa harus aku yang ia inginkan ? Masih banyak kupu-kupu lain yang lebih putih daripada aku.
Rumah yang begitu besar. Seperti istana yang ada di negeri dongeng. Hanya saja tak ada pangeran yang tinggal, yang ada hanyalah naga yang haus akan darah. Rumah yang berpilar besar, dengan taman yang dipenuhi pepohonan. Mobil-mobil berjejer di pekarangan, sudah seperti pohon metal yang tak bernilai.
Dua orang pria berjaga di depan pintu rumah. Mereka melihatku, menyisir setiap lekuk tubuhku. Aku tahu mereka tak berani macam-macam denganku. Mencolekku sama saja dengan menghunus pedang ke leher mereka sendiri. Aku kesini bukan untuk memuaskan mereka, namun untuk menghadiri undangan bos mereka.
Aku bagaikan kupu-kupu yang memasuki kandang elang yang lapar
Aku bagaikan terjerat disebuah jaring jerami yang begitu kuat
Aku terjebak dalam sebuah labririn tak pintu, penuh liku dan dusta
Aku berlari di dalam sebuah lingkaran yang tak berujung
Aku ini hanya seekor kupu-kupu malam yang tak sengaja hinggap disebuah dahan
Dahan itu begitu berduri dan bersisik, namun aku terpaksa hinggap disini
Indukku memerintahkanku untuk mengambil nektar dari pohon ini
Dan sekarang aku akan terjebak selamanya oleh sulur yang mengikat kakiku
“Anda sudah ditunggu,” seorang pria menyambutku di depan pintu depan.
Aku digiring menuju ke dalam rumah. Ini bukan kali pertama aku menginjakkan kaki di tangga ini. Apakah sebentar lagi aku akan menjadi nyonya di rumah ini ? Mungkin itu adalah mimpi buruk bagiku. Tinggal dirumah besar dengan fasilitas super memang enak, namun aku tak mau itu.
Selama ini aku memang dibutakan oleh uang. Aku mencari harta sebanyak-banyaknya untuk kemakmuranku dan keluargaku. Memang itu sudah menjadi tugasku sebagai anak pertama dalam keluarga. Dan sekarang, aku bertemu dengan pelanggan yang sepertinya ingin memiliki tubuhku sepenuhnya. Aku akan menjadi salah satu dari nyonya besarnya. Namun ada satuhal yang tidak bisa beli dengan uang, cinta. Ia bisa membeli tubuhku, namun tidak hatiku.
Aku sama sekali tidak menyukai pria yang akan meniduriku malam ini. Dia hanyalah makhluk rakus yang datang dari neraka, memangsa setiap wanita yang ingin dicicipinya. Sudah banyak wanita yang terjerat olehnya. Mereka terkurung di rumah ini menjadi budak nafsunya. Tak pernah ada cinta pada setiap selirnya, yang ada hanya nafsu belaka.
Namun aku tak punya pilihan. Melayani nafsunya atau aku akan mati. Mati ??? Serisiko itukah pekerjaanku. Ini bukan masalah pekerjaan, namun ini mengenai siapa yang menyewaku. Ia adalah orang yang sangat berpengaruh. Ia mempunyai anak buah dan kaki tangan yang rela mati untuknya. Bahkan polisi takut untuk datang ke singgasana ini. Nyawa bukanlah hal yang mahal untuknya. Untuk melangkahkan kaki ke rumah ini saja aku takut.
Aku sampai di depan sebuah ruangan. Aku dipersilakan masuk ke ruangan itu. Tak sembarang orang bisa masuk ke dalam ruangan ini. Entah beruntung atau entah sial aku bisa masuk ke kamar ini. Pria tua itu melihatku, memandangku dengan penuh birahi. Ini sudah menjadi profesiku yang aku geluti selama bertahun-tahun.
Tanpa komando, aku mengerti apa yang dia maksudkan. Sang simfoni malam sudah berdendang, memulai apa yang harus aku perbuat padanya. Satu persatu selimut tubuhku melayang bagaikan daun yang lepas dari ranting. Senyum palsu menjadi intro yang selalu aku nyanyikan padanya. Malampun dimulai.
Diantara gerakan sang naga hitam dalam menerkamku, ia sempat bernafas ke telingaku
Nafas itu begitu panas dan membuat tubuhku semakin melemah
Seperti ada lidah api yang menjulur dari hidungnya membuatku makin tak berdaya
Nafas itu membisikkan sebuah kalimat ke telingaku
“Kau akan selalu berada dalam terkamanku.”
Aku langsung berbaring membelakanginya saat ia sudah selesai dengan semua permainannya. Aku menutupi tubuhku dengan selimut, sembari menangis tanpa suara. Pria bangsat itu sudah tertidur lelap disampingku seakan tidak terjadi sesuatu. Aku akan dijadikan isteri ke sekiannya…, aku tak tahu apakah ia main-main atau tidak ketika berkata itu. Apakah ketika ia mengatakan itu ia sedang berada dalam pengaruh nafsu ?
Aku tak mau…, jauh di dalam lubuk hatiku aku masih mencintai pria itu, pria yang kemarin menemuiku. Ia yang sudah mencariku ke seluruh penjuru Hongkong dan akhirnya menemuiku. Tuhan…, apakah Engkau masih mau menolongku ?
*
Mentari sudah menunjukan cercahnya. Aku masih mengenakan bajuku yang semalam saat aku menapai jalanan kota Hongkong. Hari masih sangat pagi saat aku keluar dari istana neraka itu. Udara cukup dingin, aku bisa melihat uap air keluar dari nafas yang aku hembuskan. Suhu dikota Hongkong sedang berada pada titik rendahnya, namun bukanlah titik terendah. Pepohonan yang rindang makin membuat titik air mengembun, menghempas segala panas dari lingkungan.
Mengapa harus aku yang berada diposisi ini ? Apakah ini hukuman-Mu atas segala dosaku ?
Aku mengancingkan retseleting jaketku saat udara dingin mulai merembes ke dalam pori-pori kulitku. Rumah yang cukup besar namun agak terpencil. Kawasan ini yang cukup sepi, taksi agak jarang membuatku harus terus berjalan sampai ke perempatan ramai terdekat.
Sebuah mobil berhenti tepat di sampingku. Mobil yang cukup bagus, tak ada goresan ataupun penyok. Seorang pria yang sudah tak asing lagi berada dibalik kemudi. Sejak kapan ia mempunyai mobil ? Dulu ia selalu bermimpi memboncengku dengan motor keliling desa. Namun itu hanyalah gurauan kecil baginya. Hidup berputar dan sekarang mobil bukanlah barang mewah baginya. Pria itu meminta untuk naik ke mobilnya.
“Jangan. Disini berbahaya. Lebih baik kamu pergi,” kataku dari pinggir jalan.
Mobil itu tetap berjalan lambat dipinggir jalan, mengikuti langkahku di trotoar. Ini bukanlah area yang aman untuknya. Bagaimanpun daerah ini masih merupakan daerah kekuasan bos di singgasana neraka itu. Apalagi aku akan segera dijadikan isterinya. Bahaya jika aku terlihat di mobil bersama pria lain. Seketika mobil itu berhenti, pria itu keluar dari mobil dan memegang pergelangan tanganku. Sepertinya ia tidak akan menyerah dalam merebut waktuku.
“Aku serius. Aku ingin membawamu pulang.”
“Baiklah, ada sesuatu yang harus aku jelaskan padamu,” kataku melihat ke sekeliling, memastikan kalau situasi aman.
Aku masuk ke dalam mobilnya. Deru mobil mengiringi kepergianku. Suasana pagi kota Hongkong diwarnai dengan hiruk pikuk pekerja dan pelajar yang ingin memulai aktifitasnya. Para warga berjalan ditrotoar dengan baju hangat, mencegah hipotermia menyerang. Aku memandang pria yang membawaku di dalam mobilnya.
Mengapa ia datang di saat seperti ini ? Sungguh ini merupakan cobaan hidup yang membuatku bingung. Aku memang masih mencintainya, namun aku tak mau membuatnya berada dalam bahaya karena aku mencintainya.
“Lebih baik kamu pulang ke Indonesia. Aku tak akan bisa menikahimu,” kataku.
“Apa hanya karena kamu akan dijadikan isteri seorang bos mafia ?”
“Iya dan kamu harus menghilangkan kata hanya dalam kalimatmu barusan. Ini bukan perkara mudah. Ia menginginkanku, appaun yang menghalanginya pasti akan disingkirkan. Aku tak mau sesuatu yang buruk terjadi padamu.”
“Bos mafia itu sama sekali tidak mencintaimu. Isterinya saja sekarang sudah 4, kau akan jadi isteri ke 5nya. Kamu hanya akan menjadi budak pelampias nafsunya saja. Apa karena ia lebih kaya daripada aku ?”
“Ini bukan tentang uang. Uang tak bisa membeli cinta. Aku memang tidak mencintainya namun aku tak punya pilihan . Menolak keinginannya sama saja dengan mati. Aku tak mau bermain-main dengan nyawa,”
“Kamu masih punya pilihan. Pergilah bersamaku, kita akan lalui risikonya bersama.”
“Jangan itu hanya akan membahayakan nyawamu,” kataku.
“Aku tahu siapa yang sedang aku hadapi. Pria yang tinggal diistana itu adalah seorang bos mafia kelas kakap. Aku tahu hobinya adalah membunuh. Aku tahu polisi saja takut dengannya. Aku sudah mengikutimu selama dua hari belakangan ini dan aku tahu apa yang menjadi kegelisahanmu, namun aku tak peduli,” ia berkata dengan mantap.
Aku menatap mata pria ini. Tulus…, aku hanya bisa melihat ketulusan dari sorot matanya. Mengapa ? Apa yang membuatnya masih tertarik pada makhluk berlumur dosa sepertiku ? Apakah karena kecantikanku ? Ataukah karena memori masa lalu ? Apa alasan ia mencintaiku ?
“Aku mempunyai sebuah pertanyaan kepadamu,” kataku.
“Apa itu ?”
“Kenapa ? Kenapa kamu masih mau denganku ? Aku sudah tidak sama dengan wanita yang dulu kamu kenal. Aku sudah ditiduri oleh puluhan pria yang tidak kukenal. Aku hanyalah kupu-kupu malam yang hina. Kamu adalah pria yang hebat, mapan, tampan dan sempurna. Mengapa kamu masih mau denganku ?”
“Karena aku masih mencintaimu.”
“Lalu apa yang membuatmu masih mencintaiku ?”
“Aku juga tidak tahu.”
“Aku tak menerima jawaban itu.”
“Jika kamu mencintai seseorang karena raganya, itu bukan cinta namun nafsu. Jika kamu mencintai seseorang karena kebaikannya, itu bukan cinta namun balas budi. Jika kamu mencintai seseorang karena hartanya, itu bukan cinta namun matre. Jika kamu mencintai seseorang namun kamu tidak tahu alasannya, itu baru namanya cinta.”
“Masih banyak wanita yang lebih pantas dan lebih baik untukmu. Aku hanyalah pelac*r . wanita yang telah kehilangan kehormatannya. Aku yakin kamu bisa mendapat pengganti yang lebih baik dariku.”
“Tak ada yang bisa menggantikanmu. Aku masih mencintaimu sama seperti dulu. Apakah…, Apakah kamu masih mencintaiku seperti dulu ?”
“Aku memang masih masih mencintaimu, namun aku tak mau cinta ini membuatmu berada dalam bahaya. Oleh karena itu jauhilah aku. Ini kulakukan bukan karena aku membencimu, namun karena aku mencintaimu.”
“Aku lebih baik mati daripada harus berpisah denganmu.”
“Mengertilah…, aku hanya tak mau kehilanganmu untuk selamanya. Aku ingin melihatmu hidup bahagia dengan segala jerih payah yang telah kamu hasilkan. Aku tak mau membuat hidupmu berakhir.”
“Kamu terlalu khawatir. Bos mafia itu tidak akan sampai membunuhku. Aku yakin dia malas membuang pelurunya hanya untuk menembak kepalaku. Dia pasti bisa menemukan wanita penggantinya dalam waktu 5 menit.”
“Ia memang tak akan membuang pelurunya, namun anak buahnya yang akan melakukannya. Aku tak mau mengambil risiko. Nyawamu hanya satu dan aku tak mau kamu membuangnya hanya demi aku. Pergilah, lupakan aku, aku yakin kamu akan bisa menemukan pengganti yang tepat.”
“Apakah kamu sama sekali tidak ingin memperjuangakn hubungan kita ? Aku membayangkan hidup bersamamu di Indonesia. Kamu akan menjadi nyonya besarku, menyambutku ketika aku pulang kerja, memasak untukku dan melayaniku. Kemudian kamu akan melahirkan anak-anakku, mendidik mereka, dan melihatnya tumbuh. Lalu ketika kita tua, di saat anak-anak kita sukses, kita akan kembali ke desa untuk menghabiskan masa tua kita disana.”
“Jangan terlalu berharap.”
“KENAPA KAMU PESIMIS SEKALI ?” katanya meninggikan nada bicaranya.
“Karena aku takut kehilanganmu.”
Mobil berhenti di depan apartemenku. Hening. Pembicaraan antara aku dengannya berhenti. Kami kehabisan kata-kata. Selama satu menit kami berada dalam kebisuan. Ingin aku berteriak kalau aku ingin menerima permintaannya untuk pulang bersamanya. Namun disisi lain aku juga tak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya. Bos mafia itu bukanlah orang sembarangan. Bagi orang psiko seperti itu, membunuh bukanlah hal yang sulit.
“Kapan bos itu akan menikahimu ?”
“Aku tak tahu. Mungkin minggu depan. Ia bilang akan segera membuatku menjadi salah satu budak nafsunya.”
“Baiklah. Sampai jumpa nanti malam.”
Aku menyipitkan mataku. Nanti malam ? Memangnya aku tidak kerja nanti malam ? Aku tidak membalas ucapan selamat tinggalnya dan keluar dari mobilnya. Aku menangis disepanjang lorong apartemenku. Cinta memang buta, tak terkikis oleh waktu dan perubahan. Dan sekarang cinta telah menjebakku dan dia ke dalam sebuah ujian hidup.
*
“Mengapa kamu datang kesini ?”
Aku bertanya kepada pria yang sedang duduk di kasur. Tak kusangka ia yang menyewaku malam ini. Memang tadi pagi ia berkata “Sampai jumpa nanti malam”. Oh jadi itu maksudnya datang ke rumah bordir ini. Namun untuk apa ? Hanya untuk meyakinkanku agar mau menerima ajakannya. Ia menatapku dari kasur tempatnya duduk.
“Aku hanya ingin menghabiskan malam bersamamu,” jawabnya.
“Lebih baik kamu segera pergi dari hidupku selamanya. Aku tak mau membuat ini semakin sulit. Aku terlalu mencintaimu dan sulit untuk melepasmu.”
“Kalau begitu anggap saja aku pelanggan yang biasa menyewamu.”
“Maksudmu ?”
Ia berdiri dan mendekatiku. Ia menyentuh wajahku yang halus sembari tersenyum padaku. Tangannya begitu hangat walaupun udara Hongkong begitu dingin. Mulutnya berbisik kecil ke telingaku.
“Lakukan saja profesimu seperti biasa malam ini.”
“Kau ingin mencicipiku ?”
“Ya,” bisiknya pelan di telingaku.
“Kupikir kau pria yang berbeda. Kupikir s*x bukanlah hal yang kau kedepankan.”
“Aku hanya ingin menghabiskan malam bersamamu. Dan jika s*x adalah hal yang bisa membuatmu bertahan semalaman disini, aku akan lakukan itu.”
“Aku tak mau,” kataku sambil berbalik badan, melepas sentuhan halusnya di wajahku.
“Kenapa ? Kenapa kalau dengan pria lain kamu mau namun kalau dengan aku tidak mau.”
“Kau terlalu sempurna untukku.”
Ia terdiam. Hening. Dering malam terdengar di kamar ini. Suara deru mobil di luar sana memecah keheningan antara aku dengannya. Aku berbalik. Ia masih menatapku dengan penuh pengharapan. Aku berjalan pelan kearahnya, berdiri tepat di depannya. Cinta mengikat kami, membuatku tak bisa melepas pandangan kearahnya.
Simfoni malam bermain dengan sangat indah. Bagaikan lagu klasik yang dimainkan oleh seorang maestro. Tak ada sangkakala yang bertiup, yang ada hanya petikan dawai bersenar emas yang begitu indah. Baru kali ini aku menikmati simfoni yang dimainkan malam untuk memulai malamku. Pelukanku ke tubuhnya memulai cinta malam ini.
Malam ini berbeda dari permainan yang sudah pernah aku lakukan sebelumnya
Malam ini aku merasakan apa yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya
Malam ini aku ikhlas menyerahkan mahkotaku di tangan kupu-kupu putih ini
Malam ini cinta menjadi pondasi permainanku dengannya
Tak ada paksaan untukku melekat di benang sari ini
Tak ada rasa sakit sat serbuk sari ini melekat di sayapku
Tak ada sulur yang mengekang sayapku disini
Andai malam ini bisa kulalui selamanya
Senja sudah menyeruak dibalik tirai kamar, memaksaku untuk membuka mata, meninggalkan mimpi indah yang bersemayam dalam tidurku. Berada dalam pelukkannya, seperti tertidur dengan penuh impian yang indah. Ia sudah terbangun, pandangannya kosong menatap langit. Seketika ia menatapku dan tersenyum di balik wajahnya yang indah.
“Berapa yang aku harus bayar kepadamu ?” Katanya sambil berbaring di sampingku.
“Aku tak ingin uangmu,” kataku. Baru kali ini aku rela melakukan ini tanpa uang.
Selama ini aku selalu tidur dengan pria untuk alasan uang, namun kali ini tidak. Aku sama sekali rela tanpa mengharap sepeser pun. Love…, mungkin kata itu yang menjadi alasan aku tak menginginkan bayaran hari ini.
“Lalu apa yang harus aku berikan untuk membayarmu ?”
“Pergilah. Cari wanita lain yang lebih baik dan terhormat dariku.”
“Memang. Ini adalah malam terakhirku di Hongkong. Besok aku akan kembali ke tanah air.”
Entah senang entah kecewa karena mendengar hal tersebut. Namun aku harus mencoba senang. Pergi dariku adalah pilihan yang terbaik. Jika sesuatu yang buruk terjadi padanya karenaku, itu akan menjadi penyesalan terbesar dalam hidupku. Walaupun rasanya berat untuk meninggalkan dia.
“Apakah kamu akan ke desa kita belakangan ini ?”
“Sepertinya tidak. Ada banyak yang harus aku kerjakan di Jakarta. Memangnya kenapa ?”
“Oh kalau ke desa, sampaikan salamku pada ibu. Aku belum bisa pulang dalam waktu dekat.”
“Kurasa kau akan pulang dalam waktu dekat.”
“Kenapa kamu berpikir seperti itu.”
“Hanya feeling saja. Baiklah aku harus pergi.”
Ia bangun dan mengenakan pakaiannya. Apakah ini perpisahanku dengannya ? Apakah setelah ini aku tak akan bertemu kembali dengannya ? Walaupun sakit, namun itulah pilihan yang aku pilih. Inilah jalan yang terbaik untuknya. Aku terduduk di kasur sambil menatapnya yang sudah siap pergi. Ia berjalan mendekatiku dan duduk di sampingku.
“Ini bukan perpisahan,” katanya sambil memberikan sebuah kecupan ia berikan kekeningku.
Senin, 13 Mei 2013
Sabtu, 11 Mei 2013
cari pacar di internet dgn chatting online dan komentar
mari kita menemukan pacar dengan meniggalkan komentar di forum komen di bawa ini .. atau menggunakan chatingan online berikut ini :
Pengalaman Saat Chatting
Disclaimer : tulisan ini sama sekali bukan bermaksud SARA dan atau menyerang kelompok tertentu, big no no
Beberapa waktu yang lalu aku ngebuka salah satu web komunitas. Ada chat room-nya dan beberapa orang lagi online. Aku klik satu nama yang keliatannya 'cewek banget' dan menurutku dia emang perempuan. Terjadilah percakapan antara aku (A) dan dia (D). Tapi maap banget ini bukan ngutip langsung dari chatting waktu itu karena aku emang gak bikin print screen-nya. Seingetku aja :
(A) : hi salam kenal. Aku Kiki
(D) : salam kenal juga. Kamu laki-laki apa perempuan? Kalo laki-laki ini PM aku tutup aja karena bisa mengusik masalah hati
*Dooeeeeeeeng*
(A) : aku perempuan. namaku Rezki Farrah Rahmayanti
(D) : baik. aku senang berteman sama perempuan. Tapi lebih senang berteman sama yang berjilbab. Kamu berjilbab gak?
(A) : Aku belum pake jilbab
*krik..krik..* *tadi nanya gender. sekarang....*
Rasanya jadi males aja buat ngelanjutin obrolan. Temenan kok milih-milih banget ya, dan segitunya pula. Ini yang salah orangnya apa hijabnya? Ah..entahlah.. Siapa saya yang dengan begitu saja bisa menghakiminya?
Lanjut chatting dengan member lain (L) di salah satu messenger, yang mana sebelum-sebelumnya kita udah pernah ngobrol.
(A) : Mas, kamu masih suka buka chat room web itu gak?
(L) : Udah jarang. Banyak member baru yang suka conference disitu. Aku gak kenal.
(A) : Ooh..iya sih temen-temen yang kmaren kita suka conference bareng udah jarang muncul. Aku juga lagi gak kesana-sana.
(L) : Kenapa emang mbak?
(A) : *nyeritain chattingan sama (D)*
(L) : Hehehe...Islam simbol ya
Waduh..istilah apa pula ini..Emang ada aja orang-orang seperti (D). Bukan kompetensi saya untuk menilai siapa lebih benar dan sebaliknya. Anyway, setauku (L) ini orangnya moderat dan kritis.
Dear (D),
Saya pernah beberapa kali mengenal tipe-tipe orang seperti kamu. Tapi jujur aja, bukan sebagai teman yang akrab. Mungkin saya juga belum bisa klik sama orang-orang seperti itu. Sodara, temen, juga sahabat-sahabat saya gak sedikit yang sudah berhijab. Tapi kebanyakan mereka tidak membeda-bedakan antara dirinya dan saya dari sisi hijab.
pengalaman chat dengan org malasia ??
gw beberapa kali ikut chatting pada malaysial room..
gw kasih lihat pic gw disitu..
dengan bahasa yang ramah gw selalu bercakap2 dengan mereka..
baik lelaki mahupon pompuannyer..
ternyata gileerrr...
tak hanya yang pompuan yang suka dengan gw..., kaum lelaki nya pon ternyata banyak yang suka dengan gw...
bahkan pompuan2 itu banyak yang guna tudong.., baik yang masih single.., pelajar.., mahasiswi.., pekerja wanita karir.., sampai2 pompuan2 yang sudah berkahwin..
ternyata di malaysial sperti itu ya..?
mengaku Muslim ternyata luar biasa nyer munafiq..
Di jakarta memang ada.., tapi dimalaysial ternyata lebih besar kasusnya..
caaappeee deeehhh...
Aku yakin, ramai di antara kita di FB/blog ini mempunyai pengalaman berchatting di internet. Tak terkecuali dengan diri ku. Aku diperkenalkan dengan YM chat oleh pensyarah ku sewaktu membuat program Master secara on-line. Dari situ aku belajar berkomunikasi dan mencarai kawan-kawan dari pelbagai Negara. Tak lupa juga para pelajar Malaysia yang menuntut di atau bekerja di luar Negara.
Dulu ... aku ada menceritakan akan pengalaman ku berkawan dengan Allahyarham ADAM BIN ABDULLAH, (Al Fatihah kepadanya) … seorang remaja Melayu yang mengikut ibu bapanya berhijrah ke Ireland di usia 8 tahun. Dan beliau belajar mengenal Allah, mengenal Rasulullah SAW, belajar baca Al Fatiha dan solat serta fardhu ain melalui YM Chat. Namun Allah menyayangi dirinya, lalu Adam Bin Abdullah dijemput kembali ke rahmat-NYA ketika Adam sedang merasa “mabuk cinta” untuk bertemu Ramadhan.
Kali ini aku ingin membawa sebuah kisah lagi akan pengalaman ku di laman chat. Kebetulan aku temui text chat yang tersimpan di archive. Ku sebut sepintas lalu … sahabat chatting ku ini adalah seorang perempuan Melayu berasal dari Malaysia yang dilahirkan sebagai seorang Islam tetapi dididik secara barat. Sebaik menamatkan pelajaran menengahnya, beliau melanjutkan pelajarannya ke USA. Maka gaya hidupnya menjadi lebih barat dari dari Melayu timur. Minum arak ... dedah aurat ... tak sembahyang .... tak reti baca Quran ... tak puasa .... Berkahwin pula dengan jejaka mat saleh ... dapat sorang anak .... Kemudian bercerai dengan suaminya .... Bila sudah status janda .... dia amal free sex lak .... Sehinggalah suatu ketika, dia terlibat dengan kemalangan jalanraya di USA, sebelum dia pengsan dalam kemalangan tersebut ... dia terdengar orang azan .... bila dia dah sedar dari coma ... dia insaf ... dia masuk chat room group teratak-ilmu ... dan dia mula belajar tentang agama Islam semula melalui chat room tu ... Di chat room tersebut dia diajar bagaimana nak bertaubat ... bagaimana nak solat ... diajar asas-asas Fardhu Ain ... melalui chat room, PC Camera, microphone & speaker ... Kami tulis Al Fatihah secara rumi ... emel kat dia ... suruh dia baca ... kami dengar sambil betulkan makhraj & tajwid .... gitulah routine dia tiap hari ...
Dalam usaha dia memperbaiki diri, Allah uji dia .... setiap hamba Allah, kalau Allah SAYANG kat dia, Allah akan uji untuk upgrade iman dia ... Alaaaa cam ko orang ler ... ko orang masuk sekolah , belajar bertahun-tahun ... lepas tu ada ujian SRP/PMR lerr, SPM lerr .. kendian ada exam nak dapat Degree ler ... ujian/exam tu semua untuk upgrade diri ko orang .... SAMA aje dengan ujian/exam yang Allah datangkan kat hamba-hamba NYA ... ujian tu semua untuk UPGRADE IMAN kita .. Allah nak tengok sejauh mana kita sabar & redha ... kalau sabar & redha ... maka Allah beri pahala dan tingkatkan iman kita ........
Balik pada kisah minah janda kat USA tadi ... Allah uji dia ... bekas suaminya menghantar surat lawyer nak kan hak penjagaan anak dia ... dia waktu tu tiada kerja tetap, hanya freelance .... jadi memang tak ada duit nak lawan balik lawyer ... satu lagi dia memang pasti kalah di mahkamah ...SEBAB ... dia bukan warga USA ... DAN .... x- husband dia nye kocek lagi lebat ... JADI ... minah tadi pun rasa amat tertekan.
Dia masuk chat room ... dia menangis ... melalak ... sambil kata dia nak bunuh diri .... hinggalah .... berlaku chat conversation berikut yang agak emosi di chat room tu (aku terpaksa censor & tukar id name dia sebab tidak mahu memalukan dia )
'/>
Pengalaman Saat Chatting
Disclaimer : tulisan ini sama sekali bukan bermaksud SARA dan atau menyerang kelompok tertentu, big no no
Beberapa waktu yang lalu aku ngebuka salah satu web komunitas. Ada chat room-nya dan beberapa orang lagi online. Aku klik satu nama yang keliatannya 'cewek banget' dan menurutku dia emang perempuan. Terjadilah percakapan antara aku (A) dan dia (D). Tapi maap banget ini bukan ngutip langsung dari chatting waktu itu karena aku emang gak bikin print screen-nya. Seingetku aja :
(A) : hi salam kenal. Aku Kiki
(D) : salam kenal juga. Kamu laki-laki apa perempuan? Kalo laki-laki ini PM aku tutup aja karena bisa mengusik masalah hati
*Dooeeeeeeeng*
(A) : aku perempuan. namaku Rezki Farrah Rahmayanti
(D) : baik. aku senang berteman sama perempuan. Tapi lebih senang berteman sama yang berjilbab. Kamu berjilbab gak?
(A) : Aku belum pake jilbab
*krik..krik..* *tadi nanya gender. sekarang....*
Rasanya jadi males aja buat ngelanjutin obrolan. Temenan kok milih-milih banget ya, dan segitunya pula. Ini yang salah orangnya apa hijabnya? Ah..entahlah.. Siapa saya yang dengan begitu saja bisa menghakiminya?
Lanjut chatting dengan member lain (L) di salah satu messenger, yang mana sebelum-sebelumnya kita udah pernah ngobrol.
(A) : Mas, kamu masih suka buka chat room web itu gak?
(L) : Udah jarang. Banyak member baru yang suka conference disitu. Aku gak kenal.
(A) : Ooh..iya sih temen-temen yang kmaren kita suka conference bareng udah jarang muncul. Aku juga lagi gak kesana-sana.
(L) : Kenapa emang mbak?
(A) : *nyeritain chattingan sama (D)*
(L) : Hehehe...Islam simbol ya
Waduh..istilah apa pula ini..Emang ada aja orang-orang seperti (D). Bukan kompetensi saya untuk menilai siapa lebih benar dan sebaliknya. Anyway, setauku (L) ini orangnya moderat dan kritis.
Dear (D),
Saya pernah beberapa kali mengenal tipe-tipe orang seperti kamu. Tapi jujur aja, bukan sebagai teman yang akrab. Mungkin saya juga belum bisa klik sama orang-orang seperti itu. Sodara, temen, juga sahabat-sahabat saya gak sedikit yang sudah berhijab. Tapi kebanyakan mereka tidak membeda-bedakan antara dirinya dan saya dari sisi hijab.
pengalaman chat dengan org malasia ??
gw beberapa kali ikut chatting pada malaysial room..
gw kasih lihat pic gw disitu..
dengan bahasa yang ramah gw selalu bercakap2 dengan mereka..
baik lelaki mahupon pompuannyer..
ternyata gileerrr...
tak hanya yang pompuan yang suka dengan gw..., kaum lelaki nya pon ternyata banyak yang suka dengan gw...
bahkan pompuan2 itu banyak yang guna tudong.., baik yang masih single.., pelajar.., mahasiswi.., pekerja wanita karir.., sampai2 pompuan2 yang sudah berkahwin..
ternyata di malaysial sperti itu ya..?
mengaku Muslim ternyata luar biasa nyer munafiq..
Di jakarta memang ada.., tapi dimalaysial ternyata lebih besar kasusnya..
caaappeee deeehhh...
Pengalaman Di Komuniti Chatting YM (18SG)
Posting notes kali ini, mengandungi elemen ganas dan perkataan yang tidak sesuai dibaca oleh kanak-kanak dibawah umur 18 tahun. Kanak-kanak dibawah 18 tahun adalah disarankan untuk mendapat pengawasan ibu bapa sewaktu mambaca notes ini.Aku yakin, ramai di antara kita di FB/blog ini mempunyai pengalaman berchatting di internet. Tak terkecuali dengan diri ku. Aku diperkenalkan dengan YM chat oleh pensyarah ku sewaktu membuat program Master secara on-line. Dari situ aku belajar berkomunikasi dan mencarai kawan-kawan dari pelbagai Negara. Tak lupa juga para pelajar Malaysia yang menuntut di atau bekerja di luar Negara.
Dulu ... aku ada menceritakan akan pengalaman ku berkawan dengan Allahyarham ADAM BIN ABDULLAH, (Al Fatihah kepadanya) … seorang remaja Melayu yang mengikut ibu bapanya berhijrah ke Ireland di usia 8 tahun. Dan beliau belajar mengenal Allah, mengenal Rasulullah SAW, belajar baca Al Fatiha dan solat serta fardhu ain melalui YM Chat. Namun Allah menyayangi dirinya, lalu Adam Bin Abdullah dijemput kembali ke rahmat-NYA ketika Adam sedang merasa “mabuk cinta” untuk bertemu Ramadhan.
Kali ini aku ingin membawa sebuah kisah lagi akan pengalaman ku di laman chat. Kebetulan aku temui text chat yang tersimpan di archive. Ku sebut sepintas lalu … sahabat chatting ku ini adalah seorang perempuan Melayu berasal dari Malaysia yang dilahirkan sebagai seorang Islam tetapi dididik secara barat. Sebaik menamatkan pelajaran menengahnya, beliau melanjutkan pelajarannya ke USA. Maka gaya hidupnya menjadi lebih barat dari dari Melayu timur. Minum arak ... dedah aurat ... tak sembahyang .... tak reti baca Quran ... tak puasa .... Berkahwin pula dengan jejaka mat saleh ... dapat sorang anak .... Kemudian bercerai dengan suaminya .... Bila sudah status janda .... dia amal free sex lak .... Sehinggalah suatu ketika, dia terlibat dengan kemalangan jalanraya di USA, sebelum dia pengsan dalam kemalangan tersebut ... dia terdengar orang azan .... bila dia dah sedar dari coma ... dia insaf ... dia masuk chat room group teratak-ilmu ... dan dia mula belajar tentang agama Islam semula melalui chat room tu ... Di chat room tersebut dia diajar bagaimana nak bertaubat ... bagaimana nak solat ... diajar asas-asas Fardhu Ain ... melalui chat room, PC Camera, microphone & speaker ... Kami tulis Al Fatihah secara rumi ... emel kat dia ... suruh dia baca ... kami dengar sambil betulkan makhraj & tajwid .... gitulah routine dia tiap hari ...
Dalam usaha dia memperbaiki diri, Allah uji dia .... setiap hamba Allah, kalau Allah SAYANG kat dia, Allah akan uji untuk upgrade iman dia ... Alaaaa cam ko orang ler ... ko orang masuk sekolah , belajar bertahun-tahun ... lepas tu ada ujian SRP/PMR lerr, SPM lerr .. kendian ada exam nak dapat Degree ler ... ujian/exam tu semua untuk upgrade diri ko orang .... SAMA aje dengan ujian/exam yang Allah datangkan kat hamba-hamba NYA ... ujian tu semua untuk UPGRADE IMAN kita .. Allah nak tengok sejauh mana kita sabar & redha ... kalau sabar & redha ... maka Allah beri pahala dan tingkatkan iman kita ........
Balik pada kisah minah janda kat USA tadi ... Allah uji dia ... bekas suaminya menghantar surat lawyer nak kan hak penjagaan anak dia ... dia waktu tu tiada kerja tetap, hanya freelance .... jadi memang tak ada duit nak lawan balik lawyer ... satu lagi dia memang pasti kalah di mahkamah ...SEBAB ... dia bukan warga USA ... DAN .... x- husband dia nye kocek lagi lebat ... JADI ... minah tadi pun rasa amat tertekan.
Dia masuk chat room ... dia menangis ... melalak ... sambil kata dia nak bunuh diri .... hinggalah .... berlaku chat conversation berikut yang agak emosi di chat room tu (aku terpaksa censor & tukar id name dia sebab tidak mahu memalukan dia )
Kebiasaan buruk gue kalo lagi facebook-an : selalu ngacir kalo diajak chatting-an sama orang luar negeri..
pasalnya, tuh orang pada songong sih,, pada sok pake bahasa inggris segala lagi.. Emang pada nggak tau ya kalo gue nggak bisa bahasa inggris ( ngakunya anak bahasa, tapi nggak bisa bahasa inggris ??!! so what sama pemikiran itu )
Cerita 1
Gue dulu pernah chatting-an sama cewek spanyol. Tentu aja tuh orang yang nge-chatt gue dulu..
Awalnya tuh orang nge-chatt gue pake bahasa planet gitu.. Terus dengan pintar, mahir, cerdas , pandai dan nggak sombong, gue bales " Sorry, I cann't understand your language." So, karena itu dia mutusin buat chatting-an pake bahasa inggris sama gue....
awal-awalnya sih emang nggak ada masalah.. gue sama dia chatting-an masih enak-enak aja.. tapi lama kelamaan tuh-bocah-spanyol-yang-ngakunya-orang-jepang-dan-suka-ngomong-pake-bahasa-planet ngirimin gue banyak aplikasi facebook gitu.. Alhasil guenya deh yang ngacir.. Gue cuekin aja deh tuh aplikasi...
Dan suatu hari dia nge-chatt gue. Dan dengan PD dan cantik (ceillahh) gue bilang " Do U a boy or a girl ?" (Padahal jelas-jelas pp-nya cewek, dan gue udah tau kalo dia itu cewek )
Ehh malah dia-nya yang ngacir nggak tau kemana. Semenjak itu dia nggak pernah nge-chat gue lagi...
Mungkin dia minder sama pesona kemanisan gue kali ya...
#STOPP. yang baca jangan ngiri kalo saya maniss.. Hehehe
Cerita 2
Biasalah.. waktu itu gue lagi facebook-an sama temen-temen gue.. Ech,, tiba-tiba ada yang nge-chatt gue " hi." Gue kirain tuh bocah orang indonesia yang sok-sokan bahasa inggris gitu.. Terus gue bales aja " hi. where are u come from ?" Trus dia-nya jawab " India."
INDIA ???? Waduuuhhhh.. lagiii ???
Teruslah gue chatting-an sama dia.. awalnya sih ok juga... Dia ngakunya 19 tahun.. Tapi setelah gue liat pp-nya kok tua banget ya kayaknya ?? Trus dia tiba-tiba tanya " Whats going in your life ?"
karena gue nggak ngerti,, alhasil NGACIR SEASON 2 deh jadinya.. Dengan alasan. " I have to study for my test." (sok rajin ya.. gue kasih tau ya,, ini yang namanya modus boong )
Untuk yang terakhir kali, dia bilang " Bye, I will miss U" (idiihhh, ganjen banget ni orang )
#moga-moga tu orang juga kapok buat nge-chatt gue,, hihihi
pengalaman chatting dng org paling ganteng sedunia
Yanie : eh eh, kmrn ini temen aku liat foto kita waktu di karmel,
TG (tersangka ganteng) : oya?
Yanie : iya, untung dia ga bilang ‘sebelah kamu ganteng jg Yan..”
TG : oh, temen kamu laki laki ya, kok ga bilang kalo aku ganteng?
Yanie : *pleaseeee deeeehhh*
'/>
Langganan:
Postingan (Atom)